Senin, 27 Februari 2017

Peninjauan Pembangunan Masjid Nurul Huda Banjarsari Kecamatan Metro Utara

Walikota Metro Achmad Pairin meninjau pembangunan Masjid Nurul Huda di Keluarahan Banjarsari Kec Metro Utara (27/02/2017)



Peninjauan Masjid yang dengan ukuran 20x30 Meter tersebut rencananya akan di pugar dan di mundurkan lokasi nya ke belakang, kunjungan Walikota Metro ini bermaksud menyelesaikan permasalahan karena lahan lokasi Masjid akan bersebelahan langsung dengan Kantor Kelurahan serta mengambil sedikit lahan kelurahan,untuk itu Walikota Metro Achmad Pairin meninaju dan melihat langsung serta berjanji akan menyelesaikan secepatnya dan akan memberikan lahan yang terkena pembangunan Masjid tersebut, selain berjanji menyelesaikan Achmad Pairin memberikan bantuan 100 Zak Semen untuk pembangunan Masjid yang rencananya akan di bangun 2 (dua) Lantai tersebut.

untuk itu beliau mengajak serta Plt. Sekda Bangkit Haryo P Utomo dan Sekretaris BPK&AD Zulfikri agar dapat menyelesaikan hibah aset sedikit lahan untuk pembangunan Masjid tersebut.



Kami akan meyelesaikan nya sesegera mungkin agar lahan ini bisa di gunakan sebagian untuk masjid, kepada SKPD yang menangani nya agar dapat membantu supaya pembangunan masjid dapat berjalan. tutup Achmad Pairin.

Jumat, 24 Februari 2017

Rangkaian Pembukaan MTQ Ke 13 Tingkat Kota Metro tahun 2017

Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 13 Tingkat Kota Metro Tahun 2017 dipusatkan di Lapangan Mulyojati Kecamatan Metro Barat (24/02/2017). Pembukaan tersebut diawali dengan Upacara Pelepasan Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an oleh Wakil Walikota Metro yang berlangsung di Area Jalan Terminal Mulyojati, dan dilanjutkan dengan pawai menuju Lapangan Mulyojati oleh peserta pawai.



Para peserta pawai yang tiba di Lapangan Mulyojati disambut baik oleh Walikota Metro dan Fokorpimda Kota Metro, yang kemudian kegiatan pada pembukaan MTQ ke-13 tersebut dilanjutkan dengan sajian berbagai pertunjukan dan tarian.

Berdasarkan laporan dari Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Ridhwan, tujuan dari kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 13 tingkat Kota Metro adalah terpilihnya Qori Qoriah, Hafiz dan Hafizah yang terbaik sehingga dapat mengharumkan nama Kota Metro pada MTQ tingkat Provinsi Lampung bahkan di Tingkat Nasional, memberikan motivasi untuk terus mempelajari Al-Qur’an, memahami, menghayati, mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.


Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan selama 4 hari mulai tanggal 24 s.d 28 Februari 2017, adapun mimbar/tempat pelaksanaan lomba berlokasi menjadi 4 titik, yakni mimbar 1 di Lapangan Mulyojati, mimbar 2 di STO Kota Metro, mimbar 3 di Aula Kelurahan Mulyojati, dan mimbar 4 di SDN 4 Metro Barat. Peserta MTQ diikuti oleh Kafilah dari 5 Kecamatan se-Kota Metro dengan jumlah total 169 orang yang akan mengikuti 6 cabang perlombaan, diantaranya pada cabang Tilawatil Qur’an, Tahfidzil Qur’an, Tafsiril Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, dan Khattil Qur’an. Ridhwan melaporkan bagi Peserta terbaik dari ke 6 cabang perlombaan tersebut akan mewakili Kota Metro pada ajang MTQ tingkat Provinsi Lampung ke-45 di Kabupaten Pesawaran.

Plt. Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo selaku Ketua Umum Lembaga Penembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Metro, menerangkan bahwa MTQ untuk tingkat Kota Metro telah secara rutin dilakukan sejak tahun 2003 dengan diselingi pelaksanaan STQ, sehingga pada tahun 2017 merupakan MTQ tingkat Kota Metro yang ke-13 dan dipusatkan di Lapangan Mulyojati dan sekitarnya. Lanjutnya, ia menyatakan penyelenggaraan MTQ sendiri merupakan suatu bentuk usaha LPTQ dalam meningkatkan penghayatan dan pengamalan Al’Quran pada masyarakat Kota Metro, sekaligus komitmen dan perhatian Pemerintah Kota Metro terhadap setiap pelaksanaan kegiatan LPTQ.


Hery Suliyanto selaku Ketua Umum LPTQ Provinsi Lampung, dalam sambutannya menegaskan agar fungsi dan peranan aktual yang diharapkan dari keberadaan LPTQ tidak hanya sekedar memperkuat dan melestarikan apa yang telah ada, akan tetapi harus mampu melahirkan gagasan-gagasan dan langkah-langkah baru yang signifikan untuk membina dan memajukan berbagai aspek yang terkait dengan per-MTQ-an.

“Selamat bermusabaqah, dan berkompetisilah dengan jujur dan alasan kebenaran nurani untuk senantiasa menghamparkan pesan-pesan Ilahi”, ucapnya.

Walikota Metro, Achmad Pairin, menyampaikan apresiasi dan menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan MTQ tersebut dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai qur’ani dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan mengangkat Tema, “Dengan Dilaksanakannya MTQ Ke-13 Tingkat Kota Metro, Kita Tanamkan Kecintaan Keluarga Kita, Pada Kandungan Ayat Suci Al-Qur’an Dan Kita Amalkan Ajarannya Dalam Kehidupan Sehari-Hari”, Walikota Metro mengharapkan event keagamaan seperti MTQ tersebut dapat menjadi media dakwah dan syiar keagamaan yang efektif, serta mampu menjadi daya dorong yang kuat dalam memacu percepatan pembangunan didaerah melalui syiar Islami. Hal tersebut tentunya

Didalam sambutannya, Achmad Pairin menyampaikan pesan kepada peserta lomba agar dapat memberikan penampilan yang terbaik dan menjaga kesehatan, dan kepada segenap Dewan Hakim agar dapat melaksanakan tupoksinya dengan baik dengan memberikan penilain yang objektif kepada peserta. Tidak hanya itu, Walikota Metro memberi dukungan kepada sang juara yang akan mewakili Kota Metro dalam lomba MTQ Tingkat Provinsi Lampung dengan memberikan reward bagi yang nantinya dapat meraih juara I Tingkat Provinsi yaitu berangkat umroh ke tanah suci, bagi juara menerima II 10 juta rupiah, dan juara III akan menerima 5 juta rupiah.

Usai sambutan dilanjutkan dengan pemukulan bedug oleh Walikota Metro didampingi oleh Fokorpimda Kota Metro dan Ketua Umum LPTQ Provinsi Lampung, sebagai tanda telah dibukanya MTQ ke-13 Tingkat Kota Metro, serta penyerahan Piala Bergilir Walikota Metro untuk Juara Umum MTQ. Dilanjutkan dengan pemotongan pita oleh Ketua TP-PKK Metro dan Ketua GOW Kota Metro dan disertai dengan kunjungan ke berbagai stand pameran yang berada di lokasi pembukaan MTQ.



Dalam pembukaan MTQ ke 13 Kota Metro tersebut, dihadiri Walikota Metro Achmad Pairin, Wakil Ketua Metro Djohan, Ketua Umum LPTQ Provinsi Lampung Hery Suliyanto, Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda, Unsuf Fokorpimda Kota Metro, Plt. Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo, Para Staf Ahli Walikota dan Asisten Sekda Kota Metro, Kepala Satker di Lingkungan Pemkot Metro, Ketua TP-PKK Kota Metro Heriyati Achmad Pairin, Ketua GOW Kota Metro Siti Aisyah Djohan, Camat dan Lurah se-Kota Metro, Dewan Hakim Kafilah Ke-14 Tingkat Kota Metro, serta Para Kafilah MTQ Kecamatan se-Kota Metro.


Kamis, 23 Februari 2017

Peninjauan Persiapan Pelaksanaan MTQ Ke 13 kota Metro

Walikota Metro Achmad Pairin didampingi Wakil Walikota Metro Djohan, Plt Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo, Kepala Kantor Kemenag Kota Metro Qomaru Zaman, Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Ridhwan, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Metro Yeri Ehwan, Ketua GOW Kota Metro Siti Aisyah Djohan, serta Camat se-Kota Metro meninjau persiapan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-13 Kota Metro di Lapangan Mulyojati Kecamatan Metro Barat.


MTQ ke-13 yang pembukaannya pada hari Jumat 23 Februari 2017 tersebut dilaksanakan dilokasi yang berbeda dari tahun sebelumnya, yakni akan berlangsung di Lapangan Mulyojati Kecamatan Metro Barat. Walikota Metro menyampaikan, penempatan yang berbeda tersebut dilakukan agar event-event seperti ini dapat dirasakan diseluruh kecamatan yang ada di Kota Metro.

“Penempatan lokasi MTQ Kota Metro tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya, kami akan mengusahakan kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan ke lokasi-lokasi yang berbeda”, ucapnya.



Achmad Pairin menambahkan, dari segi persiapan pelaksanaan untuk tempat/stand sudah cocok sesuai dengan harapan masing-masing. “Untuk persiapan keseluruhan dari segi sound system, panggung, dan lain-lain sudah siap 90%, tinggal pelaksanaannya saja”.

“Saya harap, seluruh masyrakat Kota Metro dapat ikut serta memeriahkan pelaksanaan MTQ ke 13 Kota Metro yang akan berlangsung di Lapangan Mulyojati Kecamatan Metro Barat, karena bagaimanapun juga kunjungan dari masyarakat sangatlah diharapkan”, ungkap Pairin.

Senin, 20 Februari 2017

Pelantikan Anggota Tim Penggerak PKK Kota Metro Masa Bhakti Tahun 2017-2021

Pemerintah Kota Metro menggelar kegiatan Pelantikan Anggota Tim Penggerak PKK Kota Metro Masa Bhakti Tahun 2017-2021 serta penandatanganan kesepakatan-kesepakatan bersama, yang berlangsung di Aula Pemda Kota Metro (20/02/2017). 



Kegiatan yang dihadiri oleh Walikota Metro Achmad Pairin, Wakil Walikota Metro Djohan, Wakil Ketua DPRD Kota Metro Nuraida, Ketua TP-PKK Kota Metro Heriyati Achmad Pairin, dan Ketua GOW Kota Metro selaku Plt. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil, Usaha Menengah dan Perindustrian Kota Metro Siti Aisyah Djohan tersebut diawali dengan Peninjauan gelar produk UP2K PKK dan IKM Kota Metro di depan Aula Pemda Metro. Acara tersebut turut dihadiri oleh Perwakilan Unsur Fokorpimda Kota Metro, Plt Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo, Para Staf Ahli Walikota dan Asisten Sekda Kota Metro, Kepala Satker di Lingkungan Pemerintah Kota Metro, Camat dan Lurah se Kota Metro, Anggota TP PKK Kota Metro, Anggota TP PKK Kecamatan dan Kelurahan se Kota Metro, serta undangan yang turut hadir.

Berdasarkan laporan Plt. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil, Usaha Menengah dan Perindustrian Kota Metro selaku panitia penyelenggara, Siti Aisyah Djohan, bahwa kegiatan yang berlangsung di Aula Pemda Kota Metro adalah Pelantikan Anggota Tim Penggerak PKK Kota Metro Masa Bhakti Tahun 2017-2021 serta penandatanganan kesepakatan-kesepakatan bersama. Adapun tujuan dari Pelantikan Anggota TP PKK Kota Metro adalah untuk meningkatkan kualitas, efektifitas dan profesionalisme kerja serta penyegaran anggota TP PKK Kota Metro. Dan tujuan dari Penandatanganan kesepakatan bersama bertujuan untuk menjalin kemitraan dengan berbagai pihak dalam rangka pemasaran produk UP2K, pelaksanaan gerakan penanaman cabai, serta peran serta dalam pembinaan dan promosi produksi batik ciprat siswa SLB. Untuk pembentukan Koperasi UP2K Metro “Metro Sakai Sambayan” bertujuan menjadikan koperasi tersebut menjadi salah satu penopang perkembangan kelompok UP2K PKK khususnya.


Siti Aisyah Djohan menambahkan dengan adanya pemberian bantuan stimulasi peralatan bertujuan untuk memotivasi Industri Kecil Menengah (IKM) agar dapat lebih mengembangkan industri yang telah dimiliki, dan tujuan dengan pemberian bantuan bibit tanaman cabai dimaksudkan untuk memotivasi warga dalam percepatan penanaman cabai di pekarangan masing-masing.

Usai sambutan laporan panitia penyelenggara, dilanjutkan dengan Pelantikan Anggota Tim Penggerak PKK Kota Metro Masa Bhakti Tahun 2017-2021 yang langsung dilantik oleh Walikota Metro Achmad Pairin, dan dilanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan-kesepakatan bersama dan penandatangan berita acara meliputi, penandatanganan MoU tentang produk IKM, Dekranasda & UP2K PKK Kota Metro antara TP PKK Kota Metro, Dekranasda Kota Metro, Chandra Supermarket, PB Swalayan, Muhammadiyah Bisnis Center (MBC), Delfan Donut, dan Dinas Koperasi, UMK-UM, dan Perindustrian Kota Metro. Selanjutnya dengan penandatanganan berita acara pendirian koperasi UP2K PKK “Metro Sakai Sambayan”, penandatangan MoU tentang percepatan pelaksanaan gerakan tanam cabai dan peningkatan ketahanan pangan dan gizi keluarga, serta penandatangan MoU tentang pembinaan, promosi dan pemasaran batik ciprat produksi SLB Wiyata Dharma.

Selanjutnya, Walikota Metro bersama dengan Wakil Walikota Metro, Wakil Ketua DPRD Kota Metro, Ketua TP-PKK Kota Metro, Plt. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil, Usaha Menengah dan Perindustrian Kota Metro, Memberikan bantuan secara simbolis yang diberikan berupa Bibit Cabai yang diterima oleh Ketua TP PKK Kecamatan se-Kota Metro, Oven Gas dan Tabung Gas, Spinner, Impulse Sealer kepada IKM di Kota Metro.

Sambutan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Metro, Heriyati Achmad Pairin, menjelaskan bahwa pelantikan anggota TP PKK Kota Metro dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari telah dikukuhkannya Ketua TP PKK Kota Meto pada 18 Februari 2016, dan untuk meningkatkan kualitas, efektifitas dan profesionalisme kerja serta penyegaran anggota TP PKK Kota Metro, maka dilaksanakan perombakan susunan keanggotaan disesuaikan denga kebutuhan dan nomenklatur jabatan di pemerintahan.

Heriyati berpesan kepada anggota Tim Penggerak PKK yang baru dilantik agar dapat melaksanakan tugas dan amanah yang diemban dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh dedikasi dan profesionalisme. “Selamat bertugas dan selamat berkreasi dan berinovasi bagi kelompok UP2K PKK dan IKM yang ada di Kota Metro”, ucapnya.

Walikota Metro dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada TP PKK Kota Metro sebagai mitra pemerintah dan organisasi kemasyarakatan atas prestasi dan program-program PKK di Kota Metro yang telah membawa nama baik untuk Kota Metro.

Achmad Pairin juga memberikan apresiasi dan terimakasih kepada para pengusaha atas kerjsamanya yang telah ikut membantu memasarkan produk-produk IKM dan UP2K PKK Metro. Ia menambahkan mengenai kewajiban para PNS Kota Metro yang ber-Eselon untuk membeli dan mengenakan batik ciprat sebagai seragam batik yang merupakan hasil produk batik dari siswa SLB, yang nantinya akan dijadikan seragam batik ciprat khas Kota Metro yang dipakai setiap hari kamis pada minggu I dan Minggu III, hal ini juga dilakukan untuk membantu anak-anak disabilitas dalam pengembangan kreatifitas serta pemasaran produknya.

Didalam mendukung Program Pemerintah dalam rangka Percepatan Pelaksanaan Gerakan Penanaman Cabai, Pairin mengharapkan agar setiap warga menanam setidaknya 10 bibit tanaman cabai di area pekarangan maupun di area-area yang memungkinkan.

“Selamat kepada anggota Tim Penggerak PKK Kota Metro yang baru saja dilantik, selamat bekerja dengan sebaik-baiknya, berbagai prestasi dan keberhasilan yang sebelumnya telah diraih kiranya dapat dijadikan sebagai motivasi untuk mampu mempertahankan dan meningkatkan prestasinya”, ungkap Pairin.

Jumat, 17 Februari 2017

Pelepasan PSMTI Kota Metro ke perayaan Cap Go Meh

Pelepasan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Metro oleh Walikota Metro Ahmad Pairin di Rumah Dinas Walikota, dalam acara kegiatan Cap Go Meh, Jumat (17/02/2016).



Ketua PSMTI Metro, mengatakan terimakasihnya atas fasilitas yang diberikan bantuan bus untuk menuju ke Bandar Lampung. “Dan saya harap kepada ibu-ibu yang akan mengisi PSM di Bandar Lampung dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Berdasarkan sambutan Walikota Metro, Ahmad Pairin mengatakan, perkumpulan seperti ini semoga tidak hanya pada hari ini saja. “Saya sebagai pemimpin daerah, mengucapkan selamat jalan, semoga perjalanannya aman sampai tujuan dengan selamat. Dan saya turut menitipkan salam sungkem saya kepada PSM Provinis Lampung,” ucap Pairin.

Walikota Apresiasi Bantuan Percepatan Tanam Padi Menggunakan Alat

Gerakan Percepatan Tanam Padi Sawah Musim Tanam Rendeng 2016-2017 sekaligus Penyerahan Alat Mesin Pertanian Kepada Kelompok Tani Se-Kota Metro berlangsung di areal persawahan Kelompok Tani Karya Lestari Kelurahan Mulyosari Kecamatan Metro Barat Kota Metro. Dihadiri olehDitjen Hortikultura Ir. Sukarman, Walikota Metro Achmad Pairin, Wakil Walikota Metro Djohan, Dandim 0411/LT, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung, Penanggung Jawab UPSUS Pajale Provinsi Lampung, Kepala Satker di Lingkungan Pemerintah Kota Metro, Ketua TP-PKK Kota Metro, Camat dan Lurah se-Kota Metro, Para penyuluh pertanian dan POPT, dan anggota kelompok tani.


Laporan Ketua Penyelenggara, Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Metro Lusia Parjiem, menyampaikan bahwa tujuan dan sasaran dari kegiatan tersebut adalah untuk mewujudkan swasembada dan swasembada pangan yang berkelanjutan, untuk mencapai sasaran tanam Provinsi Lampung seluas 113.895 ha, meningkatkan efisiensi pemanfaatan dan pengolahan serta pengelolaan sumber daya air yang tersedia, memaksimalkan pemanfaatan Alsintan yang telah dibantu oleh pemerintah pusat kementerian pertanian yang terdiri dari 10 unit Hand tractor, 10 unit Pompa air, 5 unit Transplanter, dan 20 unit Hand sprayer. Adapun tema dalam agenda tersebut adalah “Gerakan Percepatan Tanam Mewujudkan Swasembada dan Swasembada Pangan Berkelanjutan”.



Walikota Metro dalam sambutannya memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut, dan berterimakasih kepada Kementerian Pertanian melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Metro atas pemberian alat percepatan tanam yang sangat bermanfaat bagi masyarakat Kota Metro.

Achmad Pairin menyampaikan bahwa dengan melakukan penanaman padi sawah menggunakan transplanter dengan metode jajar legowo 2:1 di hamparan sawah Kelompok Tani Karya Lestari diharapkan mampu mempercepat waktu tanam, dengan 1 mesin tanam yang mampu menanami areal seluas 1 hektar dengan hanya 3 orang tenaga kerja.

“Diharapkan setelah mendapatkan bantuan, kita harus mendapatkan hasil yang lebih banyak, karena bukan hanya proses mudah dan cepat dalam pelaksanaanya, akan tetapi hasil juga yang harus lebih banyak”, ucapnya.



“Ilmu harus berkembang, ketika panen dalam 1 tahun dengan 3x panen, pasti nantinya akan ada dampak tertentu seperti penyakit, oleh karena itu saya harapkan para penyuluh dapat mempelajari situasi tersebut”, ungkap Pairin.

Ditjen Hortikultura Ir. Sukarman dalam sambutannya mengungkapkan terimakasih atas kesempatan yang dapat hadir bersama dan menyaksikan hamparan sawah yang siap tanam dan melihat bagaimana alat dari Kementerian yang dibantukan dapat dimanfaatkan dengan baik.

“Harapan saya supaya lahan jangan sampai menganggur, begitu setelah panen kita siapkan dan dapat segera ditanam. Dan dengan bantuan Dandim 0411/LT yang bertanggung jawab dengan alat-alat percepatan tanam diupayakan alat tersebut jangan sampai menganggur, nantinya alat tersebut dapat dipinjamkan ke lain daerah yang membutuhkan”, ujarnya.

“Apabila bantuan tersebut kurang, supaya dapat diusulkan dan kami akan berusaha untuk membantu, saya harap alat-alat tersebut dapat dijaga dan dirawat bersama-sama. Kepada tim penggerak PKK Metro, dimohonkan bagi ibu-ibu rumah tangga untuk dapat mengembangkan tanaman cabai dan bawang merah”, tutup Ditjen Hortikultura.



Kamis, 16 Februari 2017

Musrenbang Kecamatan Metro Utara

Musrenbang berlangsung di Aula Kecamatan Metro Utara, Kamis (16/02/17).

Kecamatan Metro Utara yang berjumlah 4 kelurahan, diantaranya Karangrejo, Purwosari, Purwoasri Banjarsari memiliki 38 RW dan 179 RT. Dan dana yang dibutuhkan untuk merealisasikan usulan ini sebanyak Rp. 19.128.196.194,- yang dibagi menjadi 3 bidang untuk 4 kelurahan.

Dari Musrenbang Kecamatan kali ini membahas mengenai usulan kegiatan pembangunan sebanyak 232 usulan kegiatan. Usulan ini terbagi dalam 3 kelompok usulan, yaitu: usulan sosial budaya sebanyak 177 usulan, ekonomi 31 dan usulan fisik sebanyak 29 usulan. Untuk target dan realisasi PBB di Kecamatan Metri Utara mencapai 78,13%.


Melalui sambutan ini, Wakil Walikota Metro Djohan minta kepada masyarakat hendaknya mengusulkan keluhan atau kekurangan lewat camat dan lurah sekitar. “Ayo kita sama-sama perduli dengan lingkungan sekitar, sehingga jangan saling menyalahkan ketika proyek sudah berjalan,” ucap Djohan.

Sementara itu, dari sambutan Walikota Metro Ahmad Pairin menambahkan bahwa, apa yang menjadi kebijakan dari atasan merupakan kebutuhan masyarakat. “Maka dari itu, untuk pembangunan infrastruktur perlu di koordinasikan ke kelurahan, agar tepat dengan titik sasaran yang menjadi prioritas,” tutup Pairin.

Acara ini dilanjutkan dengan tanya jawab oleh perwakilan warga dari masing-masing kelurahan di Kec Metro Utara, slah satunya dari Kelurahan Karangrejo Bapak Suyitno, yang menyampaikan dalam pembangunan drainase, harus diimbangi dengan pembangunan saluran pembuang ke anak sungai. “Sehingga air dari drainase tidak langsung masuk ke irigasi, yang mengakibatkan banjir,” ujarnya.