Rabu, 13 September 2017

Wakil Walikota : Job Fair Diharap Dapat Mengurangi Angka Pengangguran di Kota Metro

Wakil Walikota Metro Djohan membuka kegiatan Job Fair/Bursa Kerja Kota Metro Tahun 2017 yang berlangsung di Halaman Gedung Sesat Agung Kota Metro (13/09). Turut hadir dalam agenda tersebut Fokorpimda Kota Metro, Staf Ahli Walikota dan Asisten Sekda Kota Metro, Kepala Dinas/Badan/SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Metro, Camat dan Lurah se-Kota Metro, perwakilan Perusahaan, dan para peserta Job Fair yang turut hadir.

Sebanyak 26 perusahaan dengan berbagai macam lowongan pekerjaan yang mengikuti Job Fair di Kota Metro, dengan pelaksanaan selama 2 hari dimulai tanggal 13 s.d 14 September 2017 di Gedung Sesat Agung Kota Metro, Jl. Jend. Soedirman Kota Metro.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Rakhmat Zainuddin selaku Ketua Pelaksana melaporkan, kegiatan Job Fair ini bertujuan untuk memberikan informasi lowongan pekerjaan bagi pencari kerja dan mempermudah perusahaan untuk mendapatkan tenaga sesuai dengan kriteria yang diharapkan, yang pada akhirnya bermuara pada pengurangan angka pengangguran di Kota Metro dan sekitarnya.


“Semua ini untuk mengurangi angka pengangguran yang ada di Lampung, khususnya Kota Metro. Para pencari kerja juga dapat secara langsung bertatap muka dengan perusahaan menengah dan perusahaan besar yang mereka inginkan,” terangnya.

“Agenda Job Fair Kota Metro ini merupakan agenda 2 tahunan, berdasarkan data yang ada jumlah pencari kerja dari bulan januari sampai dengan bulan juli sebanyak 435 orang. Dan didalam upaya pemerintah untuk mengurangi pengangguran, kita akan mengadakan beberapa pelatihan-pelatihan kerja, dan tentunya kita tidak melupakan disabilitas untuk ikut dilibatkan untuk kesetaraan,” tambah Rakhmat.


Sementara itu, Wakil Walikota Metro Djohan pada sambutannya mengucapkan terimakasih kepada stakeholder terkait dan pemimpin perusahaan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan job fair di Kota Metro tahun 2017 ini. Dimana pelaksanaan kegiatan seperti ini memiliki makna mempercepat proses rekrutmen, penempatan tenaga kerja secara praktis dan membantu tenaga kerja untuk menemukan pekerjaan yang diinginkan.

“Pemerintah Kota Metro, telah melakukan beberapa upaya untuk mengurangi angka pengangguran seperti pengembangan sektor usaha kecil dan menengah, bantuan permodalan, pelatihan ketrampilan, meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah kejuruan dan terus mendorong kerjasama antar lembaga pendidikan serta badan usaha,” jelasnya.


“Saya berterimakasih kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Metro yang telah merekrut perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Metro bahkan di luar Kota Metro untuk ikut berpartisipasi bahwasannya di Kota Metro terdapat banyak tenaga kerja. Dan saya harap kepada perusahaan agar dapat saling terbuka, serta dapat berkoordinasi kepada dinas terkait, sehingga perusahaan yang berada di Kota Metro dapat merekrut tenaga kerja yang berasal dari Kota Metro itu sendiri.” Tutup Djohan.

Usai sambutan, dilanjutkan dengan pemotongan pita sebagai simbol diresmikannya pembukaan Job Fair di Kota Metro, serta dilanjutkan dengan peninjauan stand-stand perusahaan.

Kamis, 17 Agustus 2017

306 orang dari 599 orang yang berada di LP Kelas II A Metro, mendapat remisi


Usai melaksanakan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72 di Stadion Tejosari, Kota Metro, Walikota dan Wakil Walikota Metro bersama dengan Fokorpimda Kota Metro mengikuti Upacara Pemberian Remisi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II A Metro, Kamis (17/08).


Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Metro, Teguh Wibowo, menjelaskan bahwa penyerahan remisi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Metro ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap satu tahun sekali yakni tepat pada Hari Kemerdekaan RI tanggal 17 agustus. Narapidana di dalam Lembaga Pemasyarakatan adalah orang yang secara hukum dirampas hak kemerdekaannya, meski dirampas narapidana tetap memiliki hak yang harus tetap dipenuhi, salah satunya adalah memperoleh remisi yaitu pengurangan masa menjalani pidana (Remisi) bagi narapidana dan anak yang telah menunjukkan prestasi, dedikasi, dan disiplin tinggi dalam mengikuti program pembinaan dengan baik serta telahmemenuhi persyaratan yang ditentukan.

Adapun Narapidana yang memperoleh Remisi yakni sebanyak 306 orang dari 599 orang yang berada di LP Kelas II A Metro, dengan rincian Remisi 1 bulan sebanyak 45 orang, Remisi 2 bulan sebanyak 126 orang, Remisi 3 bulan sebanyak 89 orang, Remisi 4 bulan sebanyak 16 orang, Remisi 5 bulan 20 orang, dan Remisi Umum yakni langsung bebas pada hari ditetapkan sebanyak 10 orang.


Walikota Metro, Achmad Pairin, didalam sambutannya memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan seperti ini, dengan harapan narapidana yang telah memperoleh Remisi dan dengan menunjukkan prestasi, dedikasi, dan disiplin tinggi nantinya setelah bergabung kembali di lingkungan masyarakat mampu melakukan penyesuaian diri dan ikut serta berperan aktif dalam pembangunan.


“Bagi seluruh narapidana yang mendapat remisi, saya ucapkan selamat. Bagi yang bebas, saya berpesan, berjanjilah pada diri sendiri untuk tidak mengulangi perbuatan melanggar hukum, kembalilah kepada keluarga, dan jadilah anggota masyarakat yang baik,” ungkap Pairin.

Pada kesempatan itu juga, Walikota dan Wakil Walikota Metro beserta Fokorpimda Kota Metro menyerahkan Surat Keputusan Remisi Narapidana secara simbolis kepada narapidana, serta menyerahkan Piagam Penghargaan Karya Dhika Prakasa kepada Pubian Idris dan Thobaqin atas keberhasilan mengungkap dan menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu di LP Kelas II A Metro.

Walikota Metro : Mari kita kenang jasa pahlawan dan kita jaga keutuhan NKRI


Pemerintah Kota Metro melaksanakan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72. Upacara yang berlangsung di Stadion Tejosari, Kota Metro (17/08) dihadiri oleh Walikota Metro Achmad Pairin, Wakil Walikota Metro Djohan, Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda, Fokorpimda Kota Metro beserta jajaran, Sekretaris Daerah Kota Metro A. Nasir. A.T, Kepala SKPD serta seluruh Satker di Lingkungan Pemerintah Kota Metro, Ketua TP-PKK Kota Metro, Ketua GOW Kota Metro, Ketua DWP Kota Metro, Camat dan Lurah se-Kota Metro.


Ribuan peserta juga turut mengikuti upacara ini yang terdiri dari Pasukan TNI, Kepolisian, SATPOL PP, Hansip, KORPRI, PNS, Organisasi Kemasyarakatan, Organisasi Kepemudaan, Mahasiswa, Pelajar, Pramuka, serta seluruh badan usaha di Kota Metro.

Berlangsungnya upacara peringatan HUT RI ke 72 ini, diawali dengan pembacaan Naskah Proklamasi oleh Ketua DPRD Kota Metro, Anna Morinda.


Dilanjutkan dengan penyerahan Bendera Merah Putih oleh Walikota Metro kepada pembawa baki bendera, dan dilanjutkan dengan pengibaran Bendera Merah Putih oleh Anggota Paskibra Kota Metro yang terpilih terdiri dari siswa-siswi SMA/SMK/MA se Kota Metro.


“Dengan momen peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72 ini, kita hendaknya mengingat jasa para pahlawan yang telah berjuang dan berkorban demi kemerdekaan Indonesia, mari kita sebagai warga Kota Metro untuk melakukan yang terbaik demi Negara Kesatuan Republik Indonesia pada umumnya, dan untuk Kota Metro pada khususnya.” Achmad Pairin.

Senin, 14 Agustus 2017

Walikota Metro yang menjadi Pembina Upacara di SMP N 10 Metro

Walikota Metro mengajak seluruh guru beserta siswa-siswi bahwa Visi bukan hanya apa yang disampaikan dan bukan hanya apa yang dihafalkan, melainkan harus dilaksanakan bersama sehingga Visi Kota Metro dan Visi SMP N 10 Metro dapat berjalan dengan baik. Pernyataan tersebut yang disampaikan Walikota Metro Achmad Pairin pada saat upacara di SMP N 10 Metro (14/08).


Walikota Metro yang menjadi Pembina Upacara pada saat itu menyampaikan tentang Visi Kota Metro didalam amanatnya. Pairin juga mengingatkan bahwa nasib siswa-siswi ada ditangan siswa-siswi tersebut, ada ditangan para guru dan ada ditangan pemerintah daerah.

“Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya mengajak kepada seluruh guru beserta siswa dan siswi agar dapat melakukan yang terbaik dengan cara melaksanakan tugas pekerjaan dengan baik dan belajar dengan lebih baik lagi, sehingga apa yang dikerjakan akan menjadi nilai-nilai yang dapat diandalkan untuk sekolah dan untuk Kota Metro,” ucapnya.

Lanjutnya, Achmad Pairin mengingatkan kepada para guru untuk terus meningkatkan kedisiplinan dan kebersihan. “Disiplin adalah modal utama, para guru harus dapat menjadi contoh yang baik bagi anak didiknya. Selain itu, Kota Metro yang telah mendapatkan predikat kota bersih se-Provinsi Lampung, mari kita bersama-sama menjaga dan mempertahankanya,” jelas Pairin.

“Mengingat anak-anak didik merupakan calon generasi muda dan calon penerus bangsa, saya mengingatkan kembali agar kita semua memerangi narkoba, jauhi obat-obat terlarang tersebut yang dapat merusak generasi muda,” tambah Pairin.

Jumat, 11 Agustus 2017

Walikota Metro Achmad Pairin didampingi dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro Ria Andari meninjau beberapa Sekolah

Walikota Metro Achmad Pairin didampingi dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro Ria Andari, meninjau SDN 2 Metro Selatan, SDN 5 Metro Selatan, SDN 8 Metro Selatan, SDN 7 Metro Selatan, dan SMP N 5 Metro (11/08).

Pada kesempatan tersebut, Walikota Metro melakukan sharing bersama dengan Kadis Pendidikan, Camat dan Kepsek terkait. Dari hasil peninjauan tersebut, Pairin menyampaikan bahwa kondisi sekolah yang sangat mendasar dalam hal ini adalah masalah jumlah murid yang masih perlu ditingkatkan.

“Dengan kondisi yang ada, maka peningkatan jumlah murid perlu ditingkatkan, dengan cara memberikan kepercayaan dan ketertarikan kepada masyarakat untuk meyakinkan anak-anaknya bersekolah disini,” ungkap Pairin.


Tambahnya, Achmad Pairin menyatakan, untuk memberikan ketertarikan tersebut salah satunya adalah dengan mengembangkan Ekstra Kulikuler. “Ekstra Kulikuler yang dimaksud salah satunya adalah dalam bidang kesenian, yakni kesenian tradisi adat jawa yang sangat membudaya wilayah Metro Selatan. Mudah-mudahan nantinya masalah alat kesenian dapat kita upayakan, sehingga kedepan dapat menambah ketertarikan dan keyakinan masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya disini,” jelasnya.


“Dalam hal ini, pasti akan ada kerjasama dengan pamong, camat dan lurah setempat. Kalau tidak ada kerjasama pasti semua tidak dapat berjalan sesuai dengan keinginan kita bersama dalam mendukung kota pendidikan. Kami juga di lain kesempatan akan berkunjung ke sekolah lain untuk melakukan peninjauan serupa,” tutup Pairin.

Kamis, 10 Agustus 2017

Audiensi Pengurus Posdaya Masjid Nurul Iman ke Walikota Metro

Ketua Posdaya Masjid Nurul Iman menghadap Walikota Metro Achmad Pairin, untuk melakukan audiensi terkait akan di bentuknya Koprasi KSPPS BMT Cahaya Umayyah binaan LPPM UM Metro. Audensi yang berlangsung di Ruang Kerja Walikota Metro (10/08) tersebut turut dihadiri oleh Asisten II Sekda Kota Metro, Kepala Dinas sosial, Pihak Universitas Muhammadiyah Metro, Camat Metro Timur, Lurah Tejoagung dan tamu undangan.


Pada laporannya ketua Posdaya Masjid Nurul Iman Siti Nurjannah menyampaikan, Posdaya Nurul Iman tahun 2016 telah dinobatkan sebagai posdaya rujukan tingkat Nasional, yang pada sebelumnya telah mengikuti berbagai lomba tingkat nasional.

Menindaklanjuti hasil lomba tersebut, Posdaya Masjid Nurul Iman harus memiliki Lembaga Keuangan yang akan bekerja sama dengan pihak Yayasan Damandiri. Dengan harapan Pemerintah Kota Metro dapat menyaksikan MoU tersebut.

Adapun progam dari pihak Damandiri yang akan diterapkan pada Koprasi KSPPS BMT Cahaya Umayyah Kota Metro, yakni PMU-TABUR PUJA (Projec Management Unit – Tabungan dan Kredit Pundi Sejahtera). "Pihak Damandiri lah yang paling banyak memberi pinjaman di posdaya se Indonesia, dan alhamdulillah tahun ini Posdaya Masjid Nurul Iman lah yang mendapatkan program tersebut," terangnya.

Selain itu, pada program ini Koperasi KSPPS BMT Cahaya Umayyah akan meminjamkan dana kepada pengusaha kecil yang ada di Kota Metro. Dengan syarat setiap posdaya harus merekrut 100 anggota yang akan di jadikan 10 kelompok. "Mereka akan mendapatkan pinjaman maksimal Rp.2,000.000/orang, namun pada tahap kesatu ini kami hanya akan mencoba lima posdaya terlebih dahulu," ucap Siti Nurjannah.

"Didalam menjalankan pekerjaan ini lakukanlah dengan penuh ketelitian dan hati-hati, karena hal tersebut bersangkutan dengan masyarakat. Dari pada itu, tujuan dibentuknya koperasi ini juga pasti demi mensejahterakan pedagang kecil, karena yang paling utama nasabah tidak merasa terbebani atas bunganya," ujar Walikota Metro Achmad Pairin.

Penuhi Janji MUSRENBANG, Walikota Metro Achamd Pairin MOU dengan PT. PLN

Pemerintah Kota Metro dan PT. PLN (PERSERO) Distribusi Lampung Area Metro melakukan Penandatanganan Perjanian Kerjasama tentang Pengenaan, Pemungutan dan Penyetoran Pajak Penerangan Jalan (PPJ) oleh PT. PLN (PERSERO) Distribusi Lampung Area Metro, yang berlangsung di Ruang Kerja Walikota Metro (10/08).


Maksud dan tujuan dari perjanjian kerjasama tersebut adalah sebagai dasar melakukan pemungutan PPJ kepada masyarakat pelanggan PLN dan Penyetoran PPJ ke Kas Daerah Kota Metro, serta untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat dan menjamin Kelancaran Penerimaan Pendapatan Asli Daerah Kota Metro yang berasal dari PPJ.

Menurut laporan Kepala badan Pengelolaan Pajak Dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Metro, Arif Joko Arwoko, perjanjian kerjasama ini merupakan sebagai pengganti perjanjian kerjasama sebelumnya yang ditandatangani pada tahun 2012 yang lalu. Dan perjanjian kerjasama ini telah melalui beberapa kali pembahasan yang dimulai sejak telah diundangkannya Perda Kota Metro Nomor 01 tahun 2017 dalam Lembaran Daerah Kota Metro pada bulan Februari 2017.

“Sampai dengan bulan Juli 2017 telah terealisasi PPJ sebesar 5,4 milyar rupiah dengan rata-rata pemasukan untuk 2 bulan terakhir adalah sebesar 900 juta rupiah.” Ujar Arif Joko Arwoko.

Kepala BPPRD Kota Metro tersebut juga menambahkan, dengan adanya perjanjian kerjasama tersebut, pelaksanaan pemungutan PPJ diharapkan dapat menjadi lebih baik lagi dan kerja sama antara Pemerintah Kota Metro dan PT.PLN Area Metro dapat lebih baik dan lebih erat.

Sementara itu, perwakilan Manajer PT. PLN (PERSERO) Distribusi Lampung Area Metro, berpesan kepada Pemerintah Daerah, bahwa Pemkot Metro dan PLN harus dapat menjaga komunikasi, serta PLN harus selaras serta mendukung pembangunan yang ada di Kota Metro.

“Jumlah pelanggan di Kota Metro sampai saat ini kurang lebih 53.000, terdiri dari pasca bayar dan prabayar. Kami mengucapkan terimakasih atas penandatangan MoU ini, semoga apa yang menjadi harapan kita bersama dapat tercapai, dan kami mohon dukungan dari Pemerintah Daerah Kota Metro agar dapat berjalan dengan baik.” Ungkapnya.

Walikota Metro, Achmad Pairin, menegaskan kembali bahwa tujuan dari agenda tersebut adalah untuk menjalin kerjasama dan kebersamaan antara Pemerintah Daerah dengan PT.PLN didalam menangani permasalahan di Kota Metro. “Apa yang telah disepakati bersama pada hari ini mari kita kerjakan dengan bekerja semaksimal mungkin demi Kota Metro yang sama-sama kita cintai ini”. Jelas Pairin.

Kamis, 27 Juli 2017

20 Kepala sekolah yang terdiri dari Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Dasar (SD) dan Taman Kanak-kanak (TK) di Kukuhkan

Walikota Metro Achmad Pairin menghadiri kegitan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, yang dalam acara Pengukuhan Pengangkatan dan Mutasi Guru, sebagai Kepala Sekolah dilingkungan Pemerintah Kota Metro, yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kota Metro, Kamis (27/07/17).


Adapun jumlah kepala sekolah yang dikukuhkan sebagai kepala sekolah di lingkungan pemerintahan Kota Metro, yakni berjumlah 20 Kepala sekolah yang terdiri dari Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Dasar (SD) dan Taman Kanak-kanak (TK).

Dalam sambutannya Walikota Metro menyampaikan, apresiasi dan menyambut baik atas terlaksanya kegiatan Pengukuhan Pengangkatan dan Mutasi Guru,di samping untuk memberikan penyegaran kegiatan ini juga dapat meningkatkan etos setiap guru yang telah mendedikasikan pengabdiannya kepada negara.


"Para kepala sekolah harus terus menjadi suri tauladan bagi peserta didik dan juga masyarakat sekitarnya. Karena pengangkatan dan alih tugas ini merupakan kebutuhan akan penempatan pejabat, pada formasi jabatan yang belum terisi karena faktor pensiun," tegasnya.

Selain itu, Achmad pairin juga berharap kepala sekolah yang baru saja di kukuhkan dapat betanggung jawab,karena bidang pendidikan hanya mungkin dicapai jika administrasi pendidikan itu sendiri dikelola secara inovatif. Hal ini sejalan dengan Visi Kota Metro yakni Kota Metro sebagai Kota Pendidikan dan Wisata Keluarga Berbasisi Ekonomi Kerakyatan Berlandarkan Pembangunan Partisipatif.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Walikota Metro Djohan, Sekda Kota Metro A Natsir, para Kepala Dinas/Badan/Kantor/ Satuan Kerja se- Kota Metro, Para Kepala Sekolah, dan para Tamu Undangan.

Walikota Metro Berharap Seluruh Lapisan Masyarakat dapat Menjaga Keutuhan NKRI

Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Metro menggelar kagiatan mengenai pembauran kebangsaan dan pembinaan masyarakat bertempat di Gedung Barakah Meeting Point Kota Metro, Kamis (27/7).
Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Walikota Kota Metro, Achmad Pairin tersebut, dihadiri oleh Dandim 0411/LT, Kepala Kesbangpol Kota Metro, Ormas, OKP, LSM, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan masyarakat.

Kepala Kesbangpol Kota Metro Deddy Fryady Ramli dalam sambutannya mengatakan, tujuan dari diselenggarakannya kegiatan itu untuk menjaring aspirasi masyarakat di bidang pembauran kebangsaan, meneyelenggarakan forum dialog, meningkatkan kesadaran pembauran hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam aspek kehidupan sebagai bentuk rasa solidaritas antar sesama, demi kokohnya persatuan dan kesatuan, merumuskan rekomendasi kepada penanggung jawab FPK di wilayahnya.

“Forum Pembauran Kebangsaan terbentuk sesuai dengan amanat Permendagri nomor 34 tahun 2006 tentang pedoman penyelenggaraan pembauran kebangsaan di daerah sebagai wadah informasi, komunikasi, konsultasi, dan kerjasama antara warga masayrakat yang diarahkan untuk menumbuhkan, memantabkan, memelihara, dan mengembangkan pembauran kebangsaan”, ujar Deddy Fryady Ramli.

Lanjutnya, kegiatan tersebut juga diselenggarakan sesi dialog antara peserta dengan empat narasumber diantaranya dari Kodim 0411/LT, Dinas Dikbudpora Kota Metro, Kantor Kesbangpol Kota Metro, dan Ketua FPK Kota Metro.

Sementara itu, Walikota Kota Metro Achmad Pairin mengungkapkan dirinya menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi tersebut. Dan dirinya juga mengajak untuk bersama-sama menumbuh kembangkan keharmonisan, saling pengertian, saling menghormati, serta saling percaya diantara anggota masyarakat dari berbagai ras, suku, dan etnis.

“Melalui kegiatan ini, mari kita terus menjaga rasa persaudaraan dan kesatuan di antara berbagai ras, suku, dan etnis, demi keutuhan wilayah dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sehingga kondisi Kota Metro yang kondusif dapat terus kita pertahankan,” harapnya.

Rabu, 26 Juli 2017

Klinik Voluntary Counselling Testing (VCT) RSU A Yani Metro di Resmikan



Wakil Walikota Metro Djohan didampingi Sekda Kota Metro A. Nasir A.T. beserta jajarannya, meresmikan Klinik Voluntary Counselling Testing (VCT) Sahabat Sejati RSUD Jend. A Yani Kota Metro Tahun 2017, (26/07).


Plt. Direktur RSUD A. Yani Kota Metro, Eko Hendro Saputra, didalam sambutannya menyampaikan bahwasanya RSUD A. Yani Metro adalah rumah sakit Tipe B yang tentunya akan terus menambah fasilitas pelayanan salah satunya termasuk Klinik VCT di RSUD A. Yani. Klinik VCT merupakan proses Counselling dan Testing HIV/AIDS secara sukarela yang diperuntukan untuk pencegahan penularan HIV/AIDS.

“Diharapkan dengan adanya Klinik VCT yang diberi nama SAHABAT SEHATI dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat Kota Metro ataupun sekitarnya untuk memeriksakan dirinya sedini mungkin agar terhindar dari penyakit HIV AIDS tersebut. Oleh karena itu kami sangat membutuhkan dukungan Bapak Walikota, Wakil Walikota, Sekda Kota Metro beserta jajaran, semoga dengan adanya Klinik VCT ini mudah-mudahan bermanfaat bagi masyarakat Kota Metro dan sekitarnya”, ujar Plt. Direktur RSUD A. Yani Kota Metro, Eko Hendro Saputra.


Wakil Walikota Metro pada arahannya menyambut baik dan mengapresiasi atas keberadaan Klinik (VCT) Sahabat Sejati), dengan harapan klinik tersebut akan dapat membantu masyarakat dalam hal antisipasi perkembangan Virus HIV di Kota Metro.

RSUD Jend. A Yani Kota Metro merupakan rumah sakit rujukan yang selayaknya menyediakan Klinik Voluntary Counselling Testing (VCT), dengan tujuan menghindari dan mencegah sejak dini Virus penularan HIV/AIDS.


“Semoga dengan diresmikannya Klinik VCT Sahabat Sejati, dapat dijadikan langkah antisipasi masyarakat Kota Metro dan sekitarnya agar dapat mengetahui status lebih dini dan memudahkan pengobatan yang tepat serta mampu menghambat perkembangan dan mencegah penularah Virus HIV yang meluas”, ungkap Wakil Walikota Metro.

“Kami berharap Klinik VCT ini didalam penanganan dan pencegahan virus ini agar dapat menyediakan informasi, dan mampu memberikan dukungan psikologis serta memastikan pengobatan dan perawatan sesuai dengan kebutuhan”, tambahnya.

“Kepada Tim Klinik VCT Sahabat Sejati RSUD A. Yani Metro agar kiranya dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan penuh keikhlasan, dan saya harap kiranya informasi ini dapat di sosialisasikan kembali kepada warga masyarakat”, tutup Djohan.

Rabu, 12 Juli 2017

Penghargaan “Pastika Parama” Untuk Kota Metro

Kota Metro Mendapatkan Penghargaan dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia berupa Penghargaan “Pastika Parama” yaitu penghargaan kepada daerah yang telah berhasil menerapkan Peraturan Daerah dan Kebijakan Lain yang berkaitan dengan perlindungan anak – anak dan masyarakat serta pengendalian konsumsi hasil tembakau, serta sudah mengimplementasikannya dengan Kategori I, Kota Metro termasuk salah satu penerima penghargaan tertinggi. Penghargaan ini di berikan langsung oleh Menteri Kesehatan Prof. Dr. Dr. Nila Farid Moeloek. Sp.M(K) di The Alana Hotel & Convertion, Kab.Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta Sejumlah 66 Kota dan Kabupaten seluruh Indonesia ( Rabu, 12 Juli 2017).




Senin, 10 Juli 2017

Hut Bhayangkara ke-71 Kota Metro

Dalam usia yang ke 71, Polri telah menunjukan dedikasi, loyalitas, dan integritas yang tinggi untuk mendukung terwujudnya pembangunan nasional dan pemerataan ekonomi yang berkeadilan. Polri mampu mewujudkan situasi kamtibmas yang stabil dan kondusif, Polri sukses melakukan pencegahan konflik, pencegahan demonstrasi, penanganan terorisme, pemberantasan narkoba, menekan angka kejahatan konfesional seperti premanisme dan kejahatan jalanan, serta mewujudkan keamanan keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Pernyataan tersebut yang disampaikan oleh Kapolres Kota Metro AKBP Rali Muskitta pada Upacara peringatan HUT Bhayangkara ke-71 yang berlangsung di Lapangan Samber Kota Metro (10/07)


Upacara tersebut dihadiri oleh Walikota Metro, Ketua DPRD Kota Metro, Kapolres Kota Metro, Unsur Fokorpimda Kota Metro, Sekda Kota Metro, para undangan serta peserta upacara yang turut hadir.

Didalam amanat Presiden Republik Indonesia yang disampaikan oleh Kapolres Kota Metro, bahwa kepercayaan publik terhadap Polri semakin kuat dan meningkat, dan Polri semakin di cintai oleh masyarakat, semua itu merupakan hasil dari kerja keras yang dilakukan polri selama ini, dan kesuksesan tersebut tidak lepas dari bantuan, dukungan dan kerjasama dari seluruh komponen negara dan elemen masyarakat.

“Polri harus terus menjaga nilai-nilai kebhinekaan yang telah menjadi kodrat bangsa Indonesia, polri harus terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa indonesia, dan Polri juga harus menjaga soliditas internal dan bertindak profesional”.


Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, didalam amanat yang disampaikan Kapolres Kota Metro juga memberikan instruksi kepada seluruh jajaran Kepolisisan Negara RI untuk terus meningkatkan kinerjanya dengan berbagai upaya, diantaranya upaya dalam memperbaiki manejement internal Polri untuk menekan budaya negatif seperti korupsi, penggunaan kekerasan yang berlebihan dan arogansi kewenangan, upaya dalam memantabkan soliditas internal dan prfesionalisme polri, upaya mengoptimalkan moderinasasi polri dengan penggunaan teknologi informasi dalam pelayanan publik, uapaya meningkatkan kesiapsiagaan operasional, serta upaya dalam meningkatkan kerjasama koordinasi dan komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat.

“Atas nama negara dan pemerintah saya berterimakasih dan apresiasi atas kerja keras kepolisian Negara RI, atas pengabdian seluruh personil kepolisian RI dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dirgahayu Kepolisian Negara Republik Indonesia yang ke 71, terus tegaklah menjadi rastra sewa hutama, abdi utama, nusa dan bangsa”.

Senin, 03 Juli 2017

Halal Bil Halal Pemerintah Kota Metro 1438H/2017

Usai libur Hari Raya Idul Fitri, ASN Pemerintah Kota Metro kembali beraktivitas kembali didalam melaksanakan tugasnya masing-masing. Mengawali hari kerja, Pemerintah Kota Metro menggelar apel pagi sekaligus halal bihalal yang diikuti oleh seluruh SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Metro.


Apel yang digelar di Halaman Pemerintah Daerah Kota Metro (03/07) tersebut dihadiri oleh Walikota Metro, Wakil Walikota Metro, Sekda Kota Metro, Staf Ahli Walikota, Asisten Sekda, Ketua TP-PKK Kota Metro, Ketua GOW Kota Metro, Ketua DWP Kota Metro, Kepala Dinas/Badan/Satker di Lingkungan Pemkot Metro, Camat dan Lurah, serta peserta apel yang turut hadir.

Didalam sambutannya, Walikota Metro mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri dan menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh peserta apel yang belum sempat bertemu pada hari raya. Pairin juga memberikan apresiasi kepada Satpol PP dan aparatur terkait yang telah melaksanakan tugasnya dalam rangka menyongsong hari raya idul fitri yang telah membantu kelancaran dan ketertiban.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada Satpol PP dan aparatur terkait yang telah melaksanakan tugasnya di hari raya idul fitri didalam menjaga kelancaran, keamanan dan ketertiban, dimana ASN yang lain sedang melaksanakan hari raya idul fitri. Sekali lagi saya mengucapkan terimakasih dan apresiasi”, ucapnya.

“Mulai hari ini kita telah aktif kembali untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab kita masing-masing, dan khusus kepada Dinas Lingkungan Hidup saya menyampaikan mari kita tata kembali masalah lapangan kita yang sekarang kondisinya akan kita lihat bersama”, tambah Pairin.


Kamis, 22 Juni 2017

Penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Non Tunai Kota Metro 2017

Walikota Metro membuka kegiatan penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Non Tunai Kota Metro 2017, yang berlangsung di Lapangan Hadimulyo Barat, Kota Metro (22/06/2017). 


Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Fokorpimda Kota Metro, Sekda Kota Metro, para Pejabat di Lingkungan Pemkot Metro, Pimpinan BRI cabang Kota Metro, Ketua TP PKK Kota Metro, Ketua DWP Kota Metro, Pelaksana PKH Kota Metro, serta undangan yang turut hadir.

Berdasarkan laporan Kepala Dinas Sosial Kota Metro, Ellya Lusianna, Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Metro telah berjalan sejak tahun 2013 atau berjalan di tahun ke lima. Dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui upaya perbaikan tingkat pendidikan anak usia SD sampai SMP dan meningkatkan taraf kesehatan anak balita dan ibu hamil serta menyusui. Pada tahun 2017 ini terjadi perubahan lembaga bayar yang semula dilaksanakan oleh PT Pos Indonesia secara tunai beralih ke lembaga perbankan yaitu BRI yang disalurkan secara non tunai.


Ellya menjelaskan bahwa penerima manfaat akan menerima bantuan melalui buku tabungan dan kartu yang berfungsi sebagai kartu ATM yang selanjutnya disebut Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima bantuan empat kali dalam satu tahun (per triwulan). Hasil verifikasi komitmen pendidikan dan kesehatan jumlah KPM untuk tahap I Tahun 2017 berjumlah 2.585 KPM dan tahap II Tahun 2017 berjumlah 2.585 KPM dengan total bantuan berjumlah Rp 2.585.000.000.

“Pada kesempatan hari ini akan disalurkan bantuan secara simbolis kepada 150 KPM dari 5 Kecamatan di Kota Metro. Untuk penerima bantuan yang lain dapat mencairkan bantuannya di agen BRI Link di wilayahnya masing-masing”, ujar Ellya Lusianna.



Walikota Metro, Achmad Pairin, diawal sambutannya mengucapkan selamat hari raya idul fitri kepada seluruh masyarakat terkhusus warga Kota Metro, dan serta menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Non Tunai Kota Metro 2017, dengan harapan dapat memberikan manfaat bagi warga Kota Metro didalam mewujudkan Kota Metro sebagai Kota Pendidikan dan Wisata Keluarga Berbasis Ekonomi Kerakyatan Berlandaskan Pembangunan Partisipatif.

Pairin menyampaikan mengenai pendataan bagi lansia dan angka kemiskinan agar dapat dilakukan secara profesional. “Untuk masalah pendataan hendaknya dapat dilakukan secara profesional, jangan hanya melihat data pada tahun sebelumnya, karena yang diketahui bersama bahwa lansia pada setiap tahunnya pasti akan bertambah. Dan untuk angka kemiskinan, dari tahun ke tahun harapan kami dapat menurun”.


“Harapan kami, untuk masalah lansia dan ekonomi kerakyatan, yang mendapatkan sasaran ini akan dapat menurun dari tahun-tahun yang sudah berjalan. Dan juga pada kesempatan ini, saya ucapkan terimakasih kepada BRI yang akan melaksanakan tugasnya, laksanakanlah sebaik mungkin”, jelasnya.

“Selamat kepada penerima yang telah mendapatkan kebijakan bantuan, dan saya tegaskan kembali agar dapat memanfaatkan bantuan tersebut sesuai dengan petunjuk dari pemerintah, antara lain terkait dengan pendidikan dan kesehatan”, ungkap Pairin.