Senin, 20 Maret 2017

Tanam Pohon Kurma, mewarnai HUT Provinsi Lampung ke-53 di Kota Metro

DPRD Kota Metro mengadakan Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka HUT Provinsi Lampung ke-53 yang berlangsung di Ruang Sidang DPRD Kota Metro (20/03/2017)

Dihadiri oleh Walikota Metro Achmad Pairin, Wakil Walikota Metro Djohan, Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda dan Wakil Ketua DPRD Kota Metro serta Anggota DPRD Kota Metro, Fokorpimda Kota Metro, Plt Sekda Kota Metro, Kepala Satker di Lingkungan Pemerintah Kota Metro, Camat dan Lurah se-Kota Metro, serta undangan yang turut hadir.

Dalam Rapat Paripurna yang dihadiri oleh 21 Anggota DPRD Kota Metro tersebut, Walikota Metro menyampaikan sambutan Gubernur Lampung, yang mengajak seluruh komponen pembangunan yang ada di Provinsi Lampung, untuk menjadikan Hari Ulang Tahun Provinsi Lampung ke-53 ini sebagai sarana introspeksi terhadap apa yang telah dan akan dilakukan demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Provinsi Lampung

Di usia yang ke-53, banyak capaian kemajuan pembangunan yang telah dilaksanakan di Provinsi Lampung, diantaranya ditandai dengan meningkatnya peringkat daya saing yang diterbitkan oleh Asia Competitiveness Institute bahwa Provinsi Lampung dari Peringkat 25 pada Tahun 2015 meningkat menjadi Peringkat 18 pada Tahun 2016, dari seluruh Provinsi di Indonesia.

Peningkatan daya saing tersebut ditunjukkan dengan kinerja pertumbuhan ekonomi tiga tahun terakhir yang selalu di atas pertumbuhan ekonomi nasional. Pada Tahun 2016, ekonomi Provinsi Lampung tumbuh 5,15% (year on year) di atas angka pertumbuhan nasional 5,02%. Secara spasial, pertumbuhan ekonomi Lampung Tahun 2016 berada pada posisi keempat di Sumatera setelah Bengkulu, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Seiring dengan laju pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran di Provinsi Lampung cenderung menurun. Tingkat pengangguran terbuka Provinsi Lampung pada tahun 2016 adalah sebesar 4,62 persen dibawah nasional yaitu sebesar 5,61%. 

Sementara itu, Provinsi Lampung sejak Tahun 2015 telah meluncurkan Program Gerakan Membangun Desa (Gerbang Desa) yang merupakan program pengentasan kemiskinan berbasis desa, yang ditetapkan kepada 380 desa tertinggal di 13 kabupaten dengan alokasi masing-masing desa sebesar 300 juta rupiah.

Dengan adanya program tersebut, pada sambutan Gubernur Lampung dalam hal ini disampaikan oleh Walikota Metro, mengharapkan program ini dapat mendorong percepatan pembangunan ekonomi di pedesaan melalui peningkatan produkvititas sektor pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan atau kegiatan ekonomi yang mampu menyerap tenaga kerja lebih besar dari kelompok masyarakat miskin dan memberikan nilai tambah dengan memanfaatkan bahan baku sumberdaya local.

“Kami mengajak jajaran Pemerintah, Dinas Vertikal, TNI/Polri, khususnya yang berada di Wilayah Kota Metro, untuk terus meningkatkan kinerja, pengabdian dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kreativitas, Inovasi, dan Kerja Nyata dari seluruh masyarakat juga sangat dibutuhkan dalam memberikan kontribusi bagi percepatan pembangunan di tanah Lampung tercinta ini”, ungkap Pairin.

Ketua DPRD Kota Metro, Anna Morinda, menyampaikan bahwa didalam memperingati HUT Provinsi Lampung ke-53, tentu sudah sewajarnya kita menghaturkan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pahlawan yang telah memerdekakan Indonesia, yang telah membuat Provinsi Lampung menjadi maju hingga saat ini, sehingga kita sebagai generasi yang sekarang dapat merasakan hasil dari perjuangan para pahlawan.

Usai sidang, dilanjutkan dengan penanaman 5 batang pohon dalam rangka memperingati hari jadi Provinsi Lampung ke 53 yang dilakukan langsung oleh Walikota Metro dan Wakil Walikota Metro, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Metro, beserta Unsur Fokorpimda Kota Metro di halaman DPRD Kota Metro.

Jumat, 17 Maret 2017

Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Kota Metro dengan Kejaksaan Negeri Metro

Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Kota Metro dengan Kejaksaan Negeri Metro, tentang penanganan permasalahan hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara tahun 2017, berlangsung di OR Setda Kota Metro (17/03/2017).


Kepala Kejaksaan Negeri Metro, Ivan Jaka Marsudi Wibowo, menyampaikan bahwa Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara merupakan salah satu bidang yang berada di Kejaksaan RI adalah merupakan salah satu pilar kejaksaan yang dapat mendukung tercapainya kepercayaan masyarakat melalui peran dan fungsi bidang Datun, yang tidak hanya dapat melakukan penegakkan hukum saja akan tetapi juga dapat memberikan bantuan hukum, pertimbangan hukum dan tindakan hukum lainnya kepada Lembaga Negara dan Pemerintah, baik itu Pemerintah Pusat maupun kepada Pemerintah Daerah guna terselenggaranya program-program pemerintah daerah serta pembangunan daerah yang telah ditetapkan.

Selain itu, Kejaksaan melalui bidang Perdata dan Tata Usaha Negara dapat memberikan pertimbangan hukum kepada Negara atau Pemerintah, baik itu Pemerintah pusat maupun daerah yang meliputi Pendapat hukum, pendampingan hukum, dan audit hukum.


“Saya berharap dengan adanya kesepakatan bersama antara Pemkot Metro dengan Kejaksaan Negeri Metro di bidang Datun ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kota Metro dalam mensukseskan jalannya pemerintah yang baik”, ungkap Kajari Metro.

Walikota Metro, Achmad Pairin, menyampaikan apresiasi dan menyambut baik atas diadakannya kegiatan MoU tersebut, dengan harapan Perjanjian Kerjasama ini dapat dijadikan komitmen untuk meningkatkan koordinasi, mencegah terjadinya pelanggaran hukum dan membantu penyelesaian permasalahan hukum serta menambah wawasan maupun pengetahuan bagi segenap ASN di Lingkungan Pemerintah Kota Metro.

Adapun lingkup Perjanjian Kerjasama ini adalah khusus dalam bidang Perdata dan Tata Usaha Negara yang dilakukan olehKejaksaan Metro untuk kepentinganPemerintah Kota Metro, yang meliputiPemberian Bantuan Hukum, Pertimbangan Hukum dan Tindakan Hukum lain, dikarenakan adanya bagian tugas kejaksaan seperti yang tersurat pada Undang-undang Kejaksaan yaitu Jaksa sebagai Pengacara Negara. 

“Apabila terjadi gugatan dari masyarakat ataupun pihak ketiga Pemkot Metro meminta bantuan hukum maupun tindakan hukum lainnya kepada Kejaksaan Negeri Metro melalui Kepala Seksi Datun, untuk memberikan bantuan hukum, pertimbangan hukum maupun tindakan hukum lain kepada pemerintah kota metro pada umumnya”, ucap Pairin.


“Mari kita sama-sama saling berbagi, berkolaborasi dan berkarya, memajukanpelayanan dan pembangunan di Bumi Sai Wawai yang sama-sama kita cintai.Semoga kerjasama antara Pemerintah Kota Metro dan Kejaksaan Negeri Kota Metro akan semakin baik dan bermanfaat bagi kita semua”, tambahnya.

Kamis, 16 Maret 2017

Anggota DPRD Provinsi Lampung Dapil III, serap aspirasi untuk anggaran tahun 2018.

Kota Metro menjadi lokasi kegiatan Reses Anggota DPRD Provinsi Lampung Daerah Pemilihan (Dapil III) Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Pringsewu Dan Kota Metro, yang berlangsung di Aula Pemerintah Kota Metro (16/03/2017).

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Walikota Metro Djohan, Plt. Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo, Rombongan Anggota DPRD Provinsi Lampung Dapil III, Kepala Satker di Lingkungan Pemkot Metro, serta Kepala Sekolah SMA/SMK Se-Kota Metro.


Adapun daftar nama Reses Rombongan Anggota DPRD Provinsi Lampung Dapil III, diantaranya Hi. Abdullah Fadri Auli, SH., Drs. Mozes Herman, Drs. FX. Siman, Hj. Zeldayati, Ir.Hi. Johan Sulaiman, MM., Hj. Elly Wahyuni, SE.,MM., Hj. Ririn Kuswantari, S.Sos., Toto Sumirat S.,SH., Hi. Watoni Noerdin, SH.,MH., Drs. Hi. M. Effendi, Hj. Sahanah, SE.,MM.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Metro mengenalkan Visi Kota Metro tahun 2016-2021 kedepan adalah mewujudkan Kota Metro sebagai “Kota Pendidikan Dan Wisata Keluarga Berbasis Ekonomi Kerakyatan Berlandasakan Pembangunan Partisipatif”. Dengan potensi Kota Metro adalah pertanian dan wisata keluarga, namun dari semua potensi yang ada di Kota Metro, Djohan menyampaikan yang menjadi fokus utama di Kota Metro adalah mengenai pendidikan.

Djohan mengharapkan, kunjungan kerja ini akan dapat meningkatkan jalinan silaturahmi dan kerjasama antara kita semua. “Silahkan menyampaikan usulan-usulan, sampaikan secara langsung dalam reses ini dan dapat dikomunikasikan bersama”, ucapnya.

“Kepada Dinas/Satker terkait dan segenap Kepala Sekolah SMA/SMK se-Kota Metro, untuk mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, dan tanyakan secara langsung kepada Narasumber dalam hal ini adalah Anggota DPRD Provinsi Lampung”, ungkap Djohan.

Ketua Rombongan Anggota DPRD Provinsi Lampung Dapil III, Drs. FX. Siman, menyampaikan bahwa tujuan reses ini adalah untuk menyampaikan informasi dan menyerap aspirasi, yang mana penyampaian informasi telah disampaikan pada reses bulan desember yang lalu tentang anggaran Kota Metro untuk tahun 2017 ini, dan reses yang sedang berlangsung sekarang tujuannya adalah menyerap aspirasi untuk anggaran tahun 2018.


“Oleh karena itu, kami akan melihat hasil dari musrenbang sehingga daerah-daerah mana atau satker apa saja yang akan kami bantu untuk anggaran murni tahun 2018”.

“Dan dalam reses ini, kami akan melihat daerah-daerah yang diusulkan, dan selanjutnya akan dirapatkan bersama dengan PU dan dinas terkait”, tutup Siman.

Usai sambutan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu oleh Plt. Sekda Kota Metro. Dan dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata serta foto bersama.

Rabu, 15 Maret 2017

Peninjauan Gedung Eks Pengadilan Negeri, Taman Kota dan Masjid Taqwa Metro

Walikota Metro dan Wakil Walikota Metro meninjau eks kantor Pengadilan Negeri yang kini menjadi aset Pemerintah Kota Metro, untuk itu Walikota Metro mengajak sejumlah SKPD untuk melihat secara langsung fisik bangunan yang telah rusak tersebut.




Gedung ini akan segera di perbaiki dan sesegera mungkin akan di tempati agar nantinya aset ini akan terjaga, Ujar Achmad Pairin.


Selain meninjau gedung eks Pengadilan Negeri, Walikota Metro Achmad Pairin dan Wakil Walikota Metro Djohan pun melakukan peninjauan Taman Kota Metro dan Masjid Taqwa Metro.


Dalam Kunjungan Ke Taman Merdeka Metro Walikota Metro Achmad Pairin menginstruksikan kepada SKPD terkait agar dapat melakukan beberapa pembenahan diantaranya WC / Toilet Taman Kota ini dapat berfungsi dengan baik dan harus segera di perbaiki kalau ada kerusakan, dalam waktu dekat Taman Kota ini akan di jadikan taman edukasi wisata keluarga, untuk itu fasilitas harus segera di perbaiki ujar Walikota Metro Achmad Pairin.


Selanjutnya kunjungan dilanjutkan ke areal Masjid Taqwa Metro dan mendapati beberapa titik yang harus di benahi terutama tidak adanya jalur akses untuk penyandang Disabilitas dan akan segera di benahi.


Selasa, 14 Maret 2017

Launching Pendistribusian Pupuk Bersubsidi Melalui Pola Billing System Tahun 2017 Oleh Gubernur Lampung

Launching Pendistribusian Pupuk Bersubsidi Melalui Pola Billing System Tahun 2017 Oleh Gubernur Lampung di halaman Gedung Bank Lampung Kota Metro (14/03/2017)


Dalam sambutan Plt. Direktur Utama Bank Lampung Purwantari Budiman menyampaikan rasa bahagia serta menghaturkan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur yang telah mempercayakan Kami PT Bank Lampung sebagai Bank pelaksana implementasi pupuk bersubsidi di provinsi Lampung , selain itu juga kami ingin ucapkan terimakasih kepada Bapak/ibu hadirin sekalian atas berkenannya memenuhi undangan kami pada sore hari ini (14/03)

Awal mula billing sistem ini diujikan tahun 2016 tepatnya pada 6 April. Bank Lampung telah mensukseskan uji coba billing sistem dikabupaten Lampung Selatan,pada saat itu masih dengan berbagai upaya masih sulit,namun kedepan ini insyaallah semua kerjasama telah dilakukan oleh dengan baik, Insyaallah menjadi yang diharapkan oleh Gubernur dan seluruh masyarakat Lampung. Melalui sistem ini kelompok tani akan dimudahkan dalam pemesanan secara online atas 5 jenis pupuk bersubsidi yaitu,urea,organik,za,npk dan sp 36 sesuai dengan RDKK yang disusun oleh masing-masing kelompok tani dan kelompok tani akan dapat memesan pupuk sesuai dengan....dan harga eceran.. yang telah ditetapkan . Ditambahkan bahwa program Billing sistem ini 100% murni dikembangkan oleh sumber daya manusia internal Pt Bank Lampung, kedepan Pt Bank Lampung untuk menunjang kebutuhan masyarakat Lampung dengan jasa perbankkan khususnya pada pembiayaan sektor Pertanian telah mengembangkan produk-produk lain selain yang di Billing Sistem antara lain produk aneka usaha yang diperuntukan khusus bagi kelompok tani.


Pemukulan Gong Oleh Gubernur Lampung M Ridho Ficardo Menandai Grand Launching Pola Billing System (14/03/2017)

Dalam kesempatan yang sama Walikota Metro Bapak Achmad Pairin menyampaikan ucapan terimakasih dimana dalam Rakor, Pak Gubernur menyampaikan kepada semua Bupati, walikota se-Provinsi Lampung bahwa kita diminta untuk mencatat sekaligus mengusulkan tenaga-tenaga kesehatan terutama tenaga Bidan yang Bapak perintahkan , alhamdulilah pak Gubernur saya sudah mengajukan untuk metro 22 tenaga Bidan PTT, namun yang diangkat menjadi PNS hanya 17 kenapa yang 5 blm krn umurnya sudah diatas 35 dan pttnya sudah diatas 8 tahun sehingga kelamaan jadi PTT sehingga yang 5 itu tidak diangkat menjadi PNS, tapi mudah- mudahan atas usaha gubenur ,nantinya walaupun tidak diangkat menjadi yg seperti diperjuangkan pak Gubernur,mudah-mudahan perjuangan pak Gubernur tidak berhenti sampai disini. tetap yang 5 orang bidan nantinya nasibnya tdk jauh berbeda dengan apa yang didapat oleh ke 17 orang anggota bidan .

Selanjutnya dimetro ini areal persawahan hanya 2985 hektar ,tetapi ada kebanggaan disini bahwa dari 1430 h ini bisa tanam 3 kali dan yang sisanya 1555 tanam setahun 2 kali dan pada tahun ini pada waktu panen raya Bapak menteri hadir keMetro ,dengan hasil rata-rata diatas 7 ton/hektar,dengan adanya kegiatan sore ini harapan kami nanti panennya diatas 7 terkait dengan penerapan billing sistem penebusan pupuk yang bersubsidi sektor pertanian bahwa semua kelompok tani yang telah terdata melalui data dapat melakukan penebusan pupuk bersubsidi melaui billing sistem dengan memenuhi 6 prinsip tepat ,yaitu; tepatjenis, jumlahnya, harganya,tempatnya , waktu,dan tepat untuk mutunya ucap Walikota Metro ini.

Gubernur Lampung M Ridho Ficardo pada kesempatan yang sama mengatakan urusan pupuk adalah urusan dunia akhirat , urusan pupuk ini bermasalah , kemiskinan kita semakin meningkat , perlu diingat kantong-kantong ri tidak terkecuali dilampung itu sebagian besar berada di pedesaan dimana

masyarakatnya bekerja di pertanian dan pupuk adalah darahnya dari pertanian kita, maka menjadi kerisauan buat saya , apalagi dari awal saya menjabat , ketika kami membuat survey kebijakan publik permasalahan pupuk menjadi permasalahan yang menonjol dimasyarakat provinsi Lampung,

kembali lagi kita kepermasalahan Pupuk, pemerintah provinsi lampung menaruh perhatian yang sangat serius , survey akhir tahun dibulan desember ketika permasalahan pupuk naik , saya kumpulkan tim percepatan pembangunan Tim Provinsi yang dipimpin oleh Bapak mantan wagub umar said , saya ingin solusinya segera, dari awal sudah saya minta untuk membuat sistem yang lebih baik .kalau permasalahan pertanian masih belum tuntas kita tidak dapat menyelesaikan kemiskinan diprovinsi Lampung ini,karena pertanian adalah lokomotifnya dari mata pencaharian masyarakat lampung ,maka kita harus memastikan pertanian bisa mensejahterakan masyarakat kita bahkan kita dituju sebagai lumbung pangan, yang menjadi bahaya saat ini adalah dengan posisi provinsi lampun g yang sangat strategis dengan pembangunan-pembangunan startegis seperti jalan tol, bandara raden intan disisi lain sangat baik , tapi diposisi pertanian kita akan tergerus oleh pembangunan2 kalau kesejahteraan petani tidak dirasakan


Pengukuhan Pengurus Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Provinsi Lampung (14/03/2017)

Grand Launching penyerahan beras bersubsidi keluarga sejahtera dan bantuan pangan non tunai (BPNT) Tahun 2017



Gubernur Provinsi Lampung M. Ridho Ficardo membuka secara resmi Grand Launching penyerahan beras bersubsidi keluarga sejahtera dan bantuan pangan non tunai (BPNT) Tahun 2017 dalam rangka HUT Provinsi Lampung ke-53, yang berlangsung di Balai Benih Induk (BBI) Pekalongan Lampung Timur (14/03/2017). 


Turut dihadiri oleh Walikota Metro dan Wakil Walikota Metro, Wakil Bupati Lampung Timur, serta Walikota/Bupati dan unsur Fokorpimda di seluruh Provinsi Lampung.


Ketua Panitia Pelaksana, Kabag Perekonomian Provinsi Lampung, mengatakan beras diberikan untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Selain itu bantuan diberikan kepada 600ribuan masyarakat prasejahtera di Provinsi Lampung. Bantuan diberikan untuk menjaga kesetabilitasan harga dan menekan inflasi harga beras.

Usai laporan, Gubernur Lampung bersama dengan Pimpinan Daerah se-Provinsi Lampung memberikan bantuan secara simbolis berupa beras, serta penyerahan kartu merah putih yang diperuntukan untuk warga prasejahtera.

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung mengatakan program ini merupakan salah satu bentuk nawacita yang diinstruksikan Presiden Republik Indonesia. Bentuk nawacita tersebut yakni memperkuat kehadiran dimasyarakat dengan membantu dalam keadaan sulit. Berdasarkan laporan yang diperoleh Gubernur Lampung, bantuan yang diberikan 12kg beras perkepala keluarga. "Bantuan yang diberikan seringkali dalam pelaksanaannya dilapangan ternyata melebihi kuota sehingga diharapkan perlu adanya musyawarah"ungkap Ridho Ficardo.



Gubernur Provinsi Lampung juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya launching tersebut yang diharapkan didalam pelaksanaannya dapat di apresiasi oleh warga masyarakat. Ia menyampaikan bahwa di Provinsi Lampung telah memiliki banyak kemajuan, diantaranya dengan semangat juang yang tinggi daya saing di Provinsi Lampung telah meningkat dari peringkat 25 menjadi 18, dan untuk Indeks Ketahanan Nasional Provinsi Lampung adalah tertinggi di Sumatera. Yang dimaksud dengan indeks tertinggi adalah kesiapan, keuletan dan ketangguhan dari suatu bangsa atau suatu masyarakat dalam menghadapi situasi hambatan, ancaman, tantangan, dan gangguan dinamika gejolak sosial yang ada.

“Berkat karena itulah, atas kerja keras seluruh pimpinan Daerah, Fokorpimda, Kepala Satker, Camat, Lurah dan seluruh elemen masyarakat di Provinsi Lampung, dari Kementerian Dalam Negeri Insya Allah akan memberikan penghargaan kepada Provinsi Lampung sebagai daerah terbaik dalam penanganan konflik”, ucap Gubernur Lampung tersebut.

“Dan untuk masalah kemiskinan, penurunan angka kemiskinan di Provinsi Lampung lebih cepat dibanding penurunan kemiskinan secara nasional, yang berarti Provinsi Lampung tidak menjadi beban negara ini, dan itu semua kembali menjadi kerja keras kita semua".

M. Ridho Ficardo sangat bersyukur, karena didalam kepemimpinannya, warga masyarakat sangat antusias dan semangat untuk ikut serta dalam pembangunan demi kemajuan Provinsi Lampung. Bahkan pada tahun sebelumnya dalam satu tahun produksi padi di Lampung naik hampir 1 juta ton. Ia berharap dengan kesejahteraan para petani yang meningkat dapat membantu Provinsi Lampung didalam mensejahterakan masyarakat, sehingga hal tersebut dapat menjadi salah satu cara dalam menurunkan angka kriminalitas, dimana masalah kemiskinan merupakan salah satu penyebab terjadinya tindak kriminalitas.

“Pemberian beras keluarga sejahtera merupakan tugas mulia yang harus kita hantarkan tepat sasaran, jangan sampai ada penyimpangan, dan saya harapkan beras yang dibantukan ini layak seperti beras yang kita konsumsi sehari-hari bersama keluarga, karena seluruh warga masyarakat adalah keluarga kita semua".

Walikota dan Wakil Walikota Metro berkunjung ke Hadimulyo Timur

Walikota dan Wakil Walikota Metro melakukan kunjungan kerja ke Kelurahan Hadimulyo Timur, Selasa (14/03/2017)


Kunjungan tersebut didampingi oleh Plt. Sekda Kota Metro, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata. Yang disambut oleh Camat Metro Pusat, Lurah Hadimulyo Timur , Ketua RT dan RW, serta Tokoh masyarakat di Kelurahan Hadimulyo Timur.

Berdasarkan penyampaiannya, Walikota Metro Ahmad Pairin mengatakan, bahwasannya pada kunjungan ini untuk menentukan kebijakan dalam pembangunan infrastruktur yang ada di wilayah Kelurahan Hadimulyo Timur. Ia juga meminta kepada masyarakat hendaknya untuk membayar PBB, dikarena pembangunan bisa berjalan dari dana tersebut.

“Dari dana tersebut, kami akan memberikan bantuan yang sifatnya kepentingan umum, bukan kepentingan pribadi, salah satunya dengan penataan kembali lapangan. Yang dalam hal ini juga, saya minta kesepakatan kita bersama, untuk meratakan lapangan agar layak di gunakan anak sekolah berolahraga dan untuk masyarakat sekitar,” ujar Pairin.



Pada kesempatan ini juga, Wakil Walikota Metro Djohan meminta kepada masyarakat untuk dapat membayar kewajibannya, berupa membayar pajak PBB. “Dalam hal ini, yang kami kerjakan berdasarkan dari aspirasi masyarakat, bukanlah dari usulan Lurah ataupun Camatnya saja,” ucapnya.

Tambahnya, Djohan meminta kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan menunjukkan, bahwasannya masyarakat di Kelurahan Hadimulyo Timur mampu. “Maksud dari kata mampu disini yaitu, mampu berpartisipasi dalam perlombaan yang mewakili Kota Metro ke tingkat provinsi bahkan ke tingkat nasional,” harap Djohan.



Di akhir kunjungan ini, Walikota Metro berserta rombongan meninjau langsung ke lapangan Hadimulyo Timur, guna melihat langsung kondisi yang ada di tempat tersebut.